01 August 2008

PU: Cat and Dog Theology

Mungkin nama ini terkesan unik bagi teman-teman yang pertama kali mendengarnya. Namun, ”hal unik” ini akan membawa perubahan besar dalam kehidupan kita sebagai umat Kristiani. Teologi inilah yang dibahas pada persekutuan umum (PU) PMK Melisia Christi Kamis, 24 Juli 2008.

Seperti biasa, PU diawali dengan praise and worship yang dipimpin oleh Ce Vera. dengan alunan musik oleh Ko Aldo dan Ko Andre serta suara merdu Ce Delfy. Dengan pembicara Kak Florida Sitorus, kita diajak untuk mengenal lebih dalam mengenai teologi yang awalnya diperkenalkan oleh Bob Sjogren ini.

Anjing dan kucing adalah hewan kesayangan manusia, tetapi ada perbedaan besar yang mendasari pola pikir mereka. Anjing berkata, ”Kau memberiku makan, kau membelaiku, kau memberiku tempat, kau mengasihiku. kau pastilah tuanku.” Lain halnya dengan kucing, ia yang berkata, ”Kau memberiku makan, kau membelaiku, kau memberiku tempat, kau mengasihiku. Aku pastilah tuanmu.”

Perbedaan pola pikir ini sekaligus mencerminkan kehidupan Gereja saat ini. Gereja mulai dijangkiti satu penyakit yang perlahan-lahan mengaburkan Tubuh Kristus sendiri di mana kehidupan bergereja mulai berpusat pada kepentingan diri sendiri. Allah yang sejatinya merupakan pusat ibadah manusia mulai digantikan dengan diri manusia. Hal inilah yang mendasari lahirnya teologi kucing di mana manusia menganggap ”Akulah Tuhan.” Mungkin kita tidak secara langsung mengatakan ”Akulah tuhan” tetapi sadar atau tidak, kita sedang menerapkan sikap seekor kucing.

Sangat sulit membedakan mana yang menghidupi teologi anjing dan kucing dalam sebuah Gereja karena keduanya sama-sama berdoa, pergi ke gereja, saat teduh, bahkan sama-sama mencari Tuhan. Meskipun demikian, ada perbedaan sikap hati ”anjing” dan ”kucing,” yaitu pada motivasi keselamatan, jaminan keselamatan, ketaatan, waktu teduh, dan kehidupan sehari-hari. Kucing masuk surga dengan berjalan mundur membelakangi surga karena matanya terpaku pada ketakutannya pada neraka. Berbeda dengan anjing yang berlari menuju surga karena jatuh cinta pada Tuhan dan kemuliaan-Nya. Mengenai jaminan keselamatan, kucing yakin mereka anak Tuhan karena mereka telah menaikkan suatu doa menerima Kristus, sedangkan anjing yakin mereka anak Tuhan karena adanya kerinduan akan Tuhan di dalam hidup mereka. Dalam hal ketaatan, anjing ingin menaati Tuhan dan kucing ingin Tuhan menaati mereka. Saat melakukan waktu teduh, anjing berfokus bagaimana Tuhan mendapatkan lebih banyak kemuliaan melalui hidupnya, sedangkan kucing berfokus bagaimana hidupnya lebih banyak mendapat kenyamanan dari Tuhan.

Jika anjing mempelajari teologi (teo = Tuhan), kucing belajar Meologi (me = saya). Sebenarnya teologi kucing tidak sepenuhnya salah, hanya saja kurang lengkap. Jika sesuatu yang kurang lengkap lama-lama akan menjadi sesuatu yang tidak benar.
Ketika membahas teologi anjing dan kucing ini, Kak Florida memberikan banyak ilustrasi lain dalam membedakan sikap hati anjing dan kucing. Dalam hal berdoa misalnya. Anjing dan kucing sama-sama berdoa agar Tuhan memberkati gereja mereka, si kucing berdoa agar Tuhan menggerakkan hati orang kaya agar memberikan sumbangan materi untuk fasilitas baru sedangkan anjing berdoa agar Tuhan memampukan mereka menjangkau tempat-tempat terpencil. Ketika menghadapi masalah dengan sesama, kucing cenderung menyalahkan yang lain. Berbeda dengan anjing yang memilih menyelesaikan masalah dengan kepala dingin demi menghormati kemuliaan Tuhan. Begitu juga halnya ketika anjing dan kucing menghadapi pekerjaan yang tidak mereka senangi. Anjing akan bersyukur kepada Tuhan karena Tuhan memberikan kesempatan baginya menjadi terang di tempat yang gelap, tetapi kucing hanya bisa menggerutu. Dalam hal berdoa, misalnya ketika anjing dan kucing berdoa untuk terhindar dari dosa seksual. Si kucing berdoa agar ia terhindar dosa seksual karena takut malu dan jatuh, bahkan seringkali dalam doanya ia menuding pihak lain. Namun berdoa agar ia terhinadr dari dosa seksual yang akan menodai kekudusan Tuhan. Ketika si kucing berdoa bagi anaknya, ia lebih cenderung mendoakan kenyamanan dan kepenuhan hidup anaknya. Anjing mendoakan untuk kekudusan hidup anaknya sesuai dengan yang Tuhan inginkan. Bagi kucing, pernikahan adalah untuk kebahagiaan sedangkan bagi anjing pernikahan untuk kekudusan.

Setiap contoh dan ilustrasi yang diberikan mengajak kita untuk memeriksa diri dan lebih serius dengan Tuhan. Pada akhir firman, kami diajak menyanyikan lagu ”Menyenangkan-Mu” sambil intropeksi, mengaku dosa, ataupun peka terhadap teguran, penguatan, maupun dorongan yang Tuhan berikan.

Mungkin tidak semua tentang teologi anjing dan kucing ini dapat didalami selama PU. Namun dalam waktu yang terbatas kami telah banyak disadarkan mengenai sikap hati yang salah dan hal itu merupakan suatu berkat yang luar biasa. Semoga penyadaran ini menjadi suatu langkah baru untuk lebih lagi mentuhankan Dia dalam kehidupan. Amin....

Reported by
Leni - Teknik Industri 2007

Berikut komentar/tanggapan/doa dari beberapa pendengar:

Aku rasa Teologi Kucing dan Anjing sangat bagus untuk pertumbuhan rohaniku. Aku sangat bersyukur bisa tahu akan teologi ini. Dengan kita tahu teologi ini, kita tahu dengan siapa kita bersekutu dan prioritas apa yang harus diutamakan. Dalam teologi ini Tuhan merupakan yang terutama dan poros dalam hidup (VT).

Bersyukur Allah berbicara pada malam ini. Bersyukur memiliki Allah yang begitu baik. Bersyukur memiliki Allah yang begitu setia. Bersyukur Dia begitu baik dan setia membawa kita untuk makin dekat mengenal Dia lebih dalam lagi, agar kita bisa lebih dekat lagi melihat betapa besarnya kemuliaan-Nya supaya nama Dia yang ditinggikan lebih dari siapa dan apapun juga termasuk diri kita.

Tuhan bantu kami pribadi lepas pribadi, agar memiliki hati seperti hati-Mu Tuhan. Buatlah kami lebih gelisah lagi bila saat ini masih seperti "seekor kucing," hancurkan kenyamanan kami ini ya Tuhan, biarlah nama-Mu yang selalu kami muliakan. Amin. (EP)

Yang saya dapatkan dari Theology Cat & Dog terutama tentang keluarga (Jaminan Keselamatan). Selama ini fokusnya adalah supaya Mama saya yang belum percaya dan menerima Kristus tidak menderita dan masuk neraka. Tapi ternyata lebih dari itu bagaimana Allah semakin dipermuliakan melalui hidupnya. (GZ)

Trims buat pengetahuan "Teologi Kucing Anjing" yang sudah diberikan. Saya jadi makin tahu seberapa jauh saya ingin mengenal Tuhan. Melalui pembelajaran tadi, saya ingin mengubah cara hidup saya, bagaimana saya selama ini menyembah Dia, semua hal yang ada pada diri saya, saya ingin berubah karena Dia. Karena Dia yang sudah membeirkan diri untuk saya. Mulai malam ini saya ingin memberikan diri saya seutuhnya hanya demi memuliakan nama-Nya. "I wanna be a 'good DOG! =)" (IB)

Dari penyampaian teologi kucing dan anjing saya mulai menyadari bahwa fokus saat teduh saya sudah beralih. Saya membaca firman tidak lagi karena kerinduan untuk mengenal pribadi Tuhan yang luar biasa. Masih banyak mujizat yang belum saya alami. Dan mulai sekarang, saya ingin makin mengenal Allah yang luar biasa tersebut dan mengalami mujizat-mujizat-Nya. (MP)

Saya ditegur bahwa selama ini saya masih sering menomorsekiankan Tuhan. Saya lebih mendahulukan apa yang ingin saya lakukan. Saya merasa bahwa Tuhan itu baik, dan saya tahu bahwa Tuhan itu maha pengampun, sehingga saya merasa bahwa Tuhan pasti mengerti. Saya tidak sadar bahwa saya meminta Tuhan untuk mengerti saya, bukannya saya yang mengerti Tuhan. (MJ)

Hanya minta doa berkat aja hehehe... Tapi kadang juga doain mereka yang lum ngenal Tuhan. Tiap minggu udah ditempa Firman Tuhan koq hehe... Ternyata keputusanku ikut PMK hari ini tepat, aku jadi tahu diriku hehe... (sebenernya hari ini diajak temen pergi... ^^) (CF)

Aku bersyukur 1x lagi diingatkan apa yang menjadi kehendak-Mu. Berikanlah aku hati yang selalu terarah pada-Mu, sehingga tiap harinya aku semakin memuliakan-Mu. Praise to U Lord, all the time... (LZ)

Ya Tuhan, betapa aku bersyukur pada-Mu mengenai penjelasan teologi anjing dan kucing. Selama ini aku kurang membagikan waktu sama Tuhan dan kurang bergantung penuh sama Tuhan saat aku sedang lemah. Terima kasih ya Tuhan ajaran yang diberikan lewat penjelasan teologi anjing dan kucing. (JO)

Ajarku berharap pada-Mu. Rencana-Mu yang terbaik bagiku. Bukan kehendakku, hanya kehendak-Mu terjadi dalam hidupku. (OLZ)

Agar kita tidak hanya bersyukur, tetapi memikirkan apa yang TUHAN ingin kita perbuat. Agar kita tidak berdoa apa yang kita inginkan tapi apa yang Tuhan inginkan. Agar kita dalam hidup dapat memuliakan dan memusatkan diri pada TUHAN, bukan pada berkat-berkat-Nya. (EB)

Saya mendapatkan sesuatu yang baru. Ternyat hidup ini selalu berjalan antara Allah dan manusia. Suatu teguran untuk aku taat dan lebih menghargai apa yang diberikan secara bersamaan. (BJ)

Melalui firman ini saya dibukakan mengenai bagaimana kita memperlakukan Tuhan kita... yang selama ini saya salah memperlakukan Tuhan (teologi kucing). Terima kasih buat Firman Tuhan ini. (EZ)

Dari khotbah tadi aku mendapatkan pelajaran yang sangat berharga dalam hidupku. Selama ini aku seperti kucing, yang selalu ingin dilayani seperti raja. Selalu menduakan Tuhan Yesus. Dari khotbah tadi aku ingin mengubahkan caraku. Aku ingin mencari Tuhan Yesus dan mengenal lebih lebih lagi... seperti orang kehausan dalam firman Tuhan. (OZ)

Ya Tuhan, terima kasih Engkau telah menyertai kami selama ini walaupun kami hanya mementingkan diri kami dalam setiap rencana kami. Hanya memikirkan diri kami sendiri saja tanpa memikirkan kemuliaan-Mu Tuhan. Bantulah kami sekarang Tuhan untuk memuliakan-Mu bukan untuk diri kami saja, bukan keluarga, teman, amun juga untuk-Mu. Bantulah agar setiap perbuatan kami sesuai dengan rencana-Mu dan kehendak-Mu. Atas nama Yesus Kristus dan kemuliaan-Nya. Amin. (UP)

Ku bersyukur s'bab Kau setia. Ku memuji-Mu karena Kau sangat baik. Mulialah nama-Mu, kutinggikan, kuagungkan seumur hidupku. Di tangan-Mu ini janji segenap hidup untuk-Mu. Kau mengatur jalan hidupku, ku milik-Mu s'lamanya. (EJ)

Selama ini sudah banyak disinggung untuk berpusat pada Allah, misalnya saja saat tema Paskah, Jin Yesus. Namun ternyata aku masih berpusat pada diri sendiri, tersadarkan bahwa aku tuh sering berdoa dan taat pada Tuhan saat ada maunya. Memang sudah banyak kemajuan dan teguran dari Tuhan yang membuatku lebih bertanggung jawab dengan hidup, tapi tadi aku sadar kalau aku masih belum sepenuhnya jatuh cinta dan mentuhankan Tuhan. Buktinya lebih banyak tanda-tanda kucing dari pada anjing. Bersyukur Tuhan sadarkan dan tegur aku. Dan aku ingin berdoa agar aku bisa memiliki hati anjing yang benar-benar jatuh cinta pada kemuliaan Tuhan. (NN)

Sebelumnya saya merasa hidup saya baik-baik saja, cara berdoa, saat teduh, beribadah. Tapi saya diingatkan bahwa selama ini yang saja kejar adalah hormat dan kemuliaan saya dan bukan untuk Tuhan. Malam ini saya akan mulai berbalik haluan, mencari Tuhan, memuliakan Tuhan, jalan buat Tuhan dan melakukan segalanya untuk kemuliaan Tuhan. (OF)

Pelajaran yang di dapat: agar dapat lebih dekat dengan-Nya, lebih mengenal-Nya, tidak hanya terfokus pada kesenangan dan permasalahanku pribadi, tapi lebih ke rencana dan kehendak Allah yang terdapat di dalam-Nya. Teguran yang di dapat: saya mengakui jika selama ini cara pandang hidup, dan doa saya lebih banyak mengarah ke teologi kucing. Namun dengan pelajaran yang saya dapatkan pada hari ini mata hati saya dapat terbuka. Ternyata selama ini saya masih belum mengenal-Nya dengan lebih dekat dan belum bersungguh-sungguh memuliakan-Nya. Firman Tuhan malem ini menyadarkan aku kalo selama ini aku ternyata masih fokus pada diri sendiri, bukan pada Tuhan. Aku masih spt "teologi kucing." Malam ini Tuhan menegurku dan Tuhan menyuruhkan berubah, dan aku mau berubah!! (DB)

Tuhan aku malu, ternyata selama ini aku seperti 'kucing' yang cuma mau dilayani oleh-Mu. Aku berdoa untuk kebutuhanku, aku saat teduh untuk ketenangan pikiranku, aku cari firman dari Alkitab yang sesuai dengan kesukaanku. Terima kasih untuk hari ini Tuhan, hari istimewa yang boleh membawa satu pernyataan untuk tujuan hidupku. Biarlah aku boleh berproses untuk memiliki hati 'seekor anjing' yang melihat Engkau sebagai TUHAN yang adalah Tuanku. Punya alasan yang mulia untuk hidup ini, yaitu untuk mengejar persekutuan dengan-Mu selalu. (WB)

Tuhan terima kasih atas peringatan-Mu buat saya tentang arti doa yang tidak egois dan bagaimana saya sadar selama ini datang dalam hadirat-Mu hanya mencari kepuasan akan berkat-Mu. Sekarang saya lebih lagi datang dalam hadirat-Mu untuk tahu kehendak-Mu dan kemuliaan-Mu boleh dimuliakan dalam kehidupan kami. (BT)

Dari teologi kucing dan anjing ini saya dapat banyak terguran dan banyak pandangan/cara berpikir saya yang diubahkan. Sungguh menyedihkan saat menyadari bahwa dalam banyak hal saya masih menjadikan diri saya sebagai fokus utama. Dari firman hari ini, saya mau semakin hari semakin kenal Tuhan. Saya mau DIA yang jadi fokus utama dalam hidup saya. Saya mau kehendak-Nya aja yang terjadi, bukan kehendak saya yang terjadi. Dan kemuliaan-Nya semakin nyata dalam hidup saya. (SB)

Terima kasih Tuhan untuk menunjukkan betapa jauhnya hidupku dari yang Kau mau. Terima kasih malam ini Engkau masih berkenan memberiku kesempatan untuk kembali pada-Mu. Kepenuhan hidupku hanyalah ketika aku memuliakan nama-Mu. (MZ)

Saya tertegur dan tersadar karena banyak hal-hal yang saya lakukan sama seperti "kucing," terutama dalam hal berdoa selama ini secara tidak sadar terjadi dalam kehidupan saya juga. (FP)

Bapa, terima kasih Tuhan buat segala sesuatu yang sudah Engkau berikan dalam hidup ini. Ajar aku untuk dapat hidup kudus buat Engkau sampai akhirnya nanti. Biarlah kehendak-Mu yang terjadi dalam hidup ini. Syukur, terima kasih Bapa. Haleluya, amin! (SF)

24 July 2008

Yuk ikutan "MEMAHAMI UNTUK MEMBASMI"

Dear friends,
Ini ada booklet terbitan KPK untuk mendorong kita semua terlibat aktif memberantas praktik korupsi:



Untuk mendownload gratis, klik di sini:

http://www.kpk.go.id/modules/wmpdownloads/visit.php?cid=10&lid=19

Yukss... jadikan negeri tercinta kita ini lebih "bersih" dari praktik korupsi.

23 July 2008

PU: STOP KATAKAN SAYA SIBUK

Persekutuan Umum 17 Juli 2008
Pembicara: Kak Mariani

Firman dimulai dengan pertanyaan ”mengapa saya sibuk?” Mengapa dalam hidup kita ini terasa sibuk sekali? Dari sana ada 3 hal kemungkinan yang bisa jadi jawaban:
1. Karena kalau tidak sibuk akan terlihat aneh.
2. Karena terbawa arus sibuk di sekeliling kita.
3. Karena saya kesepian dan butuh teman. Orang yang saya inginkan adalah orang sibuk, sehingga saya bisa terikut dengan kesibukannya.

Kak Mariani juga memberikan ilustrasi fabel ”angsa emas.” Adalah seorang petani dengan angsa miliknya. Suatu saat ketika dia ke kandang untuk mengambil telur angsa, dia kaget karena melihat telur yang dihasilkan adalah telur emas. Dan untuk memastikannya, petani tersebut ke kota untuk mengecek apakah ini memang telur emas yang asli, ternyata memang itu benar emas asli. Tiap hari angsa itu menghasilkan telur emas dan semenjak itu pula kehidupan petani berubah semakin baik.
Namun suatu saat si petani berpikir ”tiap hari angsa itu menghasilkan telur emas, hmmm.. pasti diperutnya banyak telur emasnya” kemudian petani mengambil angsa itu dan membelah perutnya, namun sayang dia tidak menemukan emas di dalamnya. Akibat dari perbuatannya itu maka kehidupan petani itu kembali lagi seperti semula.
Pelajaran yang dapat diambil dari fabel di atas adalah diperlukan keseimbangan antara produksi (telur emas) dan kemampuan produksi (si angsa). Dan yang sering kali terabaikan adalah kemampuan produksi. Dan satu contoh yang cukup mengena adalah ”komputer merupakan aset yang produktif, untuk mengerjakan tugas ataupun entertainment, tapi siapa yang rajin mendefrag komputernya? Atau ketika di colek CPUnya penuh debu atau tidak?”

Untuk mengoptimalkan kemampuan produksi, ada 4 dimensi yang harus diperhatikan, yaitu:
1. Dimensi FISIK, meliputi pemeliharaan fisik seperti menkonsumsi makanan yang sehat, istrirahat yang cukup, olahraga secara teratur
2. Dimensi SPIRITUAL yang merupakan inti hidup. Marthin Luther (tokoh reformasi gereja) mengatakan ”ada begitu banyak kegiatan yang harus saya kerjakan hari ini sehingga saya perlu menambah jam doa 1 jam lagi.” Bagi Martin Luther doa merupakan sumber kekuatannya. Dan dia juga meneladani YESUS KRISTUS dalam Markus 1:35 ”Pagi-pagi benar, waktu hari masih gelap, ia bangun dan pergi ke luar. Ia pergi ke tempat yang sunyi dan berdoa disana.” Demikian juga kita harus memiliki waktu pribadi dengan TUHAN dan waktu yang terbaik adalah sebelum kita mengawali aktifitas kita.
3. Dimensi MENTAL, yaitu dimensi yang berkaitan dengan cara orang mendidik dirinya sendiri, seperti membaca buku-buku atau literatur yang baik.
4. Dimensi SOSIAL/EMOSIONAL. Kita dapat memperluas dimensi sosial kita dengan memupuk, memelihara dan merawat persahabatan dengan berbagai kalangan

MEMBONGKAR KEBIASAAN YANG TIDAK EFEKTIF
Berikut ini adalah kebiasaan-kebiasaan atau mentalitas yang tidak membangun:
1. Menyalahkan orang lain atas kondisi tidak menguntungkan yang dialami dirinya.
2. Membandingkan diri dengan orang lain dan celakanya selalu membandingkan dengan yang di atasnya, sehingga membuat diri merasa kurang.
3. Menjadi orang yang reaktif (orang yang tergantung mood), orang yang reaktif, senang kalau mereka diperlakukan dengan baik. Jika tidak, mereka cenderung menjadi defensive dan protektif. Hal ini membuat efektifitas mereka berkurang karena harus menunggu mood yang tepat untuk menjadi efektif.

Kemudian Kak Mariani menjelaskan bahwa banyak orang merasa dirinya sibuk atau memang jadwalnya padat namun sering kali kesibukannya tidak mempunyai arah dan tujuan yang jelas. Sehingga perlu kita untuk menseleksi lagi setiap kegiatan kita, apakah yang kita lakukan merupakan hal yang produktif atau tidak. Dalam kesempatan tersebut Kak Mariani, memberikan training dalam membuat agenda kegiatan agar kita lebih terarah dan waktu kita dapat digunakan dengan efektif.

Berikut adalah cara mengisi jadwal bulanan:
1. Isikan kegiatan-kegiatan yang pasti, seperti kuliah, persekutuan, KTB, dll
2. Isikan juga peran kita dalam kegiatan itu, seperti mahasiswa, pembicara, dll
3. Isikan juga tujuan kita, contohnya mahasiswa tujuannya kuliah untuk belajar
4. Kemudian tentukan prioritas kegiatan, apakah kegiatan itu penting atau mendesak? Sehingga kita bisa memilih kegiatan mana yang harus didahulukan

Dari persekutuan umum tersebut, mari kita mulai untuk merawat “angsa” kita. Belajar untuk membuat jadwal dan menentukan prioritas yang penting. TUHAN memberkati.


Reported by
Ajung - Teknologi Industri 2005

PA: PENG(K)AJIAN ALKITAB

Adalah ironis jika seseorang mengaku murid Kristus, mencintai Tuhan, tiap minggunya ke gereja tetapi tidak mencintai Firman-Nya (Alkitab). Tetapi inilah yang terjadi pada kebanyakan orang Kristen apalagi kalau orang tersebut telah mengaku Kristen selama bertahun-tahun tapi belum pernah sekalipun selesai membaca Firman Tuhan (Alkitab), padahal kita tinggal di daerah yang mudah mengakses/mendapatkan Alkitab. Hal ini pun tidak terkecuali di PMK Melisia Christi, syukur kepada Tuhan Yesus Kristus yang telah mengingatkan kita melalui Firman yang disampaikan oleh Ko Welly setiap Persekutuan Doa (PD) sehingga muncullah gagasan Peng(k)ajian Alkitab. Istilah “Peng(k)ajian” diambil dari pengajian bani “Kedar,” yaitu memperkatakan kitab sucinya dengan menyediakan waktu khusus. Seharusnya kita bisa belajar dari apa yang dilakukan bani “Kedar” itu.

Peng(k)ajian Alkitab adalah salah satu acara yang diadakan oleh PMK Melisia Christi untuk lebih mengenal Sang Pencipta dengan cara membaca Alkitab berkelompok/bersama-sama kurang lebih dua jam (18.00-20.00). Acara ini diadakan setiap hari minggu, dan acara perdananya diadakan pada tanggal 6 Juli 2008 yang dihadiri sebanyak 8 orang (jumlah yang lumayan untuk acara perdana PA ini). PA ini dimulai dengan membaca kitab Mazmur. Ternyata ada mujizat yang terjadi: semua peserta yang ikut acara tersebut telah memecahkan rekor dalam hidupnya dengan membaca 50 pasal sehari. Kalau kita membaca sendiri 50 pasal mungkin rasanya gak akan pernah bisa, tetapi kalau bersama-sama hasilnya luar biasa… Diharapkan dalam 1 tahun kita akan menyelesaikan Bible Reading-nya.

Cukup sekian isi artikel ini, mudah-mudahan informasi tentang PA ini bisa terus di update.

Reported by
Ricky Tohar - Ekonomi Akuntansi 2005

13 July 2008

Bible Reading

Hari ini adalah minggu kedua kami melakukan "pengajian" Alkitab: yaitu membaca Alkitab nonstop selama 2 jam. Dasar pemikirannya sederhana: jika sehari-hari kita dapat dengan mudah menghabiskan 2 jam untuk nonton (TV/bioskop/VCD/DVD), mengapa tidak bisa menghabiskan 2 jam untuk membaca Alkitab? Karena kami sadar betul bahwa usaha ini rasanya begitu berat kalau dilakukan secara pribadi, maka kami bersama-sama memutuskan satu waktu bersama khusus membaca Alkitab. Maka ditetapkanlah acara "pengajian" baca Alkitab selama 2 jam setiap hari Minggu dari jam 18.00-20.00 WIB. Minggu yang lalu kami sudah menyelesaikan Mazmur 1-50 dalam 2 jam. Minggu ini Mazmur 51-100. Ternyata membaca 50 pasal dibutuhkan waktu sekitar 2 jam! Adapun yang kami lakukan adalah membentuk kelompok (3-4 orang) dan membaca setiap ayat secara bergantian nonstop sampai 50 pasal. Minggu yang lalu 8 orang datang. Puji TUHAN! Minggu ini 10 ada 10 orang. Puji TUHAN!

Berikut doa-doa singkat semua yang hadir sebagai respon pembacaan Mazmur 51-100. Dari doa-doa ini diharapkan para pembaca dapat turut mendoakan agar kecintaan akan firman-Nya kian menguasai hidup kami semua. Bukan lagi sebatas slogan atau pujian, tetapi sungguh-sungguh menjadi suatu pengalaman yang kami rasakan, hidupi, dan bagikan.

Tuhan, ketika membaca firman-Mu, banyak gangguan yang terjadi, tapi bersyukur Engkau terus menjaga dan memberikan kekuatan. Bersyukur juga Tuhan dengan Firman-Mu ini, hamba-Mu menjadi rindu mempunyai persekutuan pribadi yang begitu intim seperti para pemazmur. Kiranya Tuhan, hamba-Mu boleh merasakan dan menikmati indahnya persekutuan dengan-Mu. Amin. (OH)

Tuhan, terima kasih atas segala firman-Mu yang mengingatkan tentang ketundukan dan ketaatan akan Engkau. Saya boleh diingatkan arti hidup berserah kepada-Mu bukan pada kesia-siaan kami. Terima kasih Tuhan boleh pakai Daud sebagai teladan selalu setia menyembah bagaimanapun keadaannya. Terima kasih Tuhan akan kasih setia-Mu untuk selama-lamanya yang terus menyertai kami. Terus ingatkan saya supaya jangan menjadi orang taat di luar saja, tapi boleh dalam segala kehidupan saya Engkau terus dipermuliakan. (SF)

TUHAN, sungguh tak berkesudahan kasih setia-Mu. Sungguh mulia dan agunglah pekerjaan tangan-Mu. Kesaksian Firman-Mu mengenai siapa Engkau membuatku kian tersadar betapa jauhnya pengenalanku dan hidupku dari Engkau. Bawaku kian mendekat pada kebenaran-kebenaran-Mu. Biarlah satu waktu nanti dapat kupersembahkan mazmur-mazmurku sendiri, yang lahir dari hati yang terdalam, yang tulus dan berkenan kepada-Mu. (MZ)

Ya Tuhan, aku bersyukur karena bisa belajar Mazmur. Tuhan begitu besar kasih setia-Nya pada manusia. Mereka yang bebal/keras hati menyembah berhala tidak Tuhan tinggalkan, malah Tuhan berlaku adil dan pegang janji-janji yang dibuat waktu Raja Daud. Yang bersalah Tuhan menghukumnya, tapi Tuhan tidak tinggalnya sendiri. Ya Tuhan, ajarilah aku selalu taat dan setia pada Engkau saja. Karena di dalam tangan-Mu aku merasa aman dan damai. Terima kasih atas waktu baca Alkitab selama 2 jam ini. Amin. (JO)

Tuhan, mengucap syukur untuk kesempatan malam ini setelah beberapa hari ini Engkau ingatkanku tentang banyak hal. Engkau bukakan banyak hal juga. Malam ini Engkau juga tegur, ingatkanku melalui firman-Mu. Tuhan saat aku jauh dari Engkau, aku benar-benar ga bisa apa-apa. Banyak hal yang udah aku lakukan yang membuat Engkau bersedih. Aku sering ga setia. Tapi seperti dikatakan pemazmur, Engkau tetap Allah yang setia, yang ga pernah meninggalkan umat-Nya dan Engkau Allah yang adil. Terima kasih Tuhan, aku punya Tuhan seperti Engkau. Ajarku lebih mengerti apa yang Engkau ingini dalam hidupk. Biarlah Tuhan kehendak-Mu yang terjadi dalam hidupku dan kemuliaan-Mu semakin nyata dalam hidup ini. (SB)

Tuhan Allah perlindunganku meskipun aku ini lemah, tetapi Engkau kota bentengku yang senantiasa melingkupi aku. Tuhan aku menyerahkan diriku Tuhan. Dalam segala kebobrokanku aku meminta pertolongan dan pengampunan Tuhan. Tuhan aku melihat apa yang sebenarnya baik di mata Tuhan dan apa yang tidak. Dari semua yang telah aku lakukan sepanjang hidupku. Seolah aku buta. Seringkali aku melihat dengan mataku sendiri. Tapi Tuhan yang menciptakan mata pasti melihat. Ampuni aku TUHAN karena aku buat. (WB)

Tuhan, betapa aku bersyukur akan Firman-Mu yang mengingatkan aku. Bersyukur aku bisa mengenal Allah yang seperti Engkau. Tuhan ajarkan aku untuk menyerahkan hidupku lebih lagi. Tuhan karena apa arti hidupku tanpa kasih-Mu. Jadikan aku pelaku Firman-Mu yang setia dalam hidupku. Kasih-Mu Tuhan tiada berkesudahan. Dalam nama-Mu aku berdoa. Amin (FO)

Bapa yang di Surga. Segala puji dan syukur bagi-Mu ya Yang Maha Kudus, sebab karena kasih setia-Mu Aku dapat memperkatakan Firman-Mu. Kudapati bahwa Engkaulah TUHAN semesta alam, yang hanya kepada-Mulah kami berserah baik dalam suka maupun duka. Engkaulah Raja, yang segala ciptaan-Mu di bumi dan di surga memuji-muji Engkau, memuliakan nama-Mu. Biarlah kedasyatan kuasa-Mu dinyatakan dalam hidupku. Dalam nama Tuhan Yesus. Amien. (LZ)

Ya, Tuhan Allah yang bertahta dalam Surga yang mulia, dikuduskanlah nama-Mu. Pada saat ini hamba-Mu ini dengan rendah hati memohon hanya kepada-Mu agar Engkau menyatakan kebenaran hamba-Mu ini seperti siang yang terang dan juga menyerakkan segala tipu, fitnah, dusta yang ada di dalam hati tiap-tiap orang dalam lingkungan hamba dan terlebih lagi hamba-Mu yang lemah ini. Kiranya Engkau memberikan perlindungan-Mu yang kekal kepada kami (terkhusus hamba-Mu ini) karena hanya dalam perlindungan-Mu sajalah yang tak lekang oleh zaman dan oleh apapun yang mengancam (sekalipun oleh iblis). Terima kasih ya Tuhan. Dan hamba-Mu ini juga memohon pengampunan dan jangalah kiranya Engkau membinasakan hamba ke dalam neraka kekal, namun ampunilah dan berilah kesempatan agar dapat berubah lebih baik lagi. Amin. (EB)

Bapa kami yang bertahta di Surga. Aku bersyukur atas isi kitab Mazmur yang kubaca ya Tuhan. Semua isi ajaran Mazmur telah memberikanku pencerahan hati Tuhan. Aku tahu Engkau Allah yang perduli dan melindungi kami semua dari kejahatan. Kiranya sabda Tuhan bisa menjadi pelajaran bagi kami. Ya Tuhan ku serahkan semua hidupku kepada-Mu. Kiranya Tuhan berkati dan jaga kami. Terima kasih Tuhan Yesus untuk semua pengajaran kebenaran untuk kami. Terima kasih Tuhan. Hanya di dalam nama-Mu aku berdoa. Amin. (OZ)

06 July 2008

Setiap Langkah adalah Anugerah

Seorang profesor diundang untuk berbicara pada sebuah basis militer. Pada kesempatan tersebut, ia berjumpa dengan seorang prajurit yang tak mungkin dilupakannya, Ralph, yang menjemputnya di bandara. Setelah saling memperkenalkan diri, mereka menuju ke tempat pengambilan bagasi.

Ketika berjalan keluar, Ralph sering menghilang. Banyak hal yang dilakukan Ralph. Ia membantu seorang wanita tua yang kopornya jatuh dan terbuka, kemudian mengangkat dua nak kecil agar mereka dapat melihat sinterklas. Ia juga menolong orang yang tersesat dengan menunjukkan arah yang benar. Setiap kali, ia kembali ke sisi sang profesor dengan senyum lebar menghiasi wajahnya.

"Dari mana anda belajar melakukan semua hal itu?" tanya sang profesor.
"Oh, selama perang... saya kira, perang telah mengajari saya banyak hal." kata Ralph.

Lalu Ralph menuturkan kisah perjalanan tugasnya di Vietnam. Juga tentang tugasnya saat membersihkan ladang ranjau, dan bagaimana ia harus menyaksikan satu persatu temannya tewas terkena ledakan ranjau di depan matanya.

"Saya belajar untuk hidup di antara pijakan pada setiap langkah" kata Ralph. "Saya tidak pernah tahu apakah langkah berikutnya adalah langkah terakhir saya, sehingga saya belajar untuk melakukan segala sesuatu yang sanggup saya lakukan tatkala mengangkat dan memijakkan kaki serta mensyukuri langkah sebelumnya. Setiap langkah yang saya ayunkan merupakan sebuah dunia baru, dan saya kira sejak saat itulah saya menjalani kehidupan seperti ini."

"Kelimpahan hidup tidak ditentukan oleh berapa lama kita hidup, tetapi sejauh mana kita menjalani kehidupan yang bermakna bagi orang lain."

Nilai manusia... tidak ditentukan oleh bagaimana ia mati, melainkan bagaimana ia hidup. Kekayaan manusia diukur dari berapa banyak yang sanggup ia peroleh, melainkan berapa banyak telah ia berikan sepanjang hidupnya.

Selamat menikmati setiap langkah hidup Anda dan bersyukurlah setiap saat. Banyak orang berpikir bagaimana mengubah dunia ini. Tetapi hanya sedikit yang memikirkan bagaimana mengubah dirinya sendiri.


Diambil dari Warta Jemaat GBI Shalom - Yogyakarta, edisi Minggu 6 Juli 2008

01 July 2008

Kasus Penipuan di ATM BCA

Kejadian seperti di bawah ini baru terjadi pada Atin, istrinya Glenn, pada atm BNI. Kalo mau tau tanya Glenn aja. Dalam kasus ini gw sendiri yang jadi korban. Uang di ATM abis disikat sama tukang tipu Halo BCA jadi-jadian.

Kejadiannya 2 hari yang lalu, gw mau narik duit di ATM BCA deket rumah. Pas masukin kartu, yang terjadi adalah si kartu nyangkut, keluar nggak.... ketelen juga nggak, karena penarik kartunya seret.

Sebelumnya, di antrian sebelum gw ada mas-mas dan dia bilang, "kayanya nggak bisa deh mbak. Tapi coba aja deh".

Dan gw coba karena di monitornya nggak ada tulisan "Maaf, ATM tidak dapat digunakan." Tulisan itu baru keluar setelah kartunya nyangkut. Si mas-mas itu masih ada di situ pas gw berusaha ngeluarin kartu dan dia ikut bantuin. Karena susah...dicongkel nggak bisa, didorong pake kartu lain juga nggak bisa, dia bilang, "telpon ke pengaduan aja mbak, nih telpon ke sini aja" sambil nunjuk sticker Halo BCA yang tertempel di mesin ATM itu.

Saat itu gw dalam kondisi kesel dan terburu-buru karena sangat butuh ngambil uang saat itu juga untuk disetor ke bank lain, dan waktunya udah mepet, jam 2an. Akhirnya karena nggak tau mesti diapain kartunya dan pingin cepet2 diurus, gw telpon deh Halo BCA itu.

Seperti layaknya CS, minta data nama, alamat, dsb, dia bilang kartu gw mau diblokir. Dia minta nomer seri kartu ATM, ya nggak bisa lah karena kartunya nyangkut. Trus minta nomer seri buku tabungan, gw nggak bawa. Trus minta nomer PIN ATM sambil bilang, "tapi ngomongnya pelan-pelan aja ya mbak, jangan sampai kedengeran orang di sekitar mbak". Sempet sih kepikiran dan ragu-ragu, "kok minta PIN ya? kasih nggak ya?" tapi karena gw dalam kondisi agak panik, buru-buru pengen beres dan gw meyakinkan diri sendiri kalo gw nelpon Halo BCA, ya gw kasih.

Setelah itu dia bilang kartunya udah diblokir, jadi gpp kalo ditinggal. Setiap pagi ada pegawai yang suka ngecek ATM, biasanya kalau ada kartu yang nyangkut akan dikembaliin ke cabang BCA tempat kita buka kartu, gitu katanya. Karena yakin udah diblokir, pergilah gw dari situ.

Gw pergi tanpa ada curiga sedikit pun. Kecurigaan baru muncul besoknya (kemaren) pas nyoba nelpon lagi ke "Halo BCA" untuk konfirmasi kartu. Gw telpon beberapa kali tapi nggak aktif. Gw makin curiga setelah merhatiin nomernya….kok ada yang aneh…kok kaya nomer Esia ya? (karena sebelumnya belum pernah nelpon Halo BCA jadi nggak hafal dan nggak ngeh dengan berbagai keganjilan).

Saat itu baru mulai agak panik dan langsung turun ke BCA di gedung itu juga buat ngeprint buku tabungan. Dan ternyata... Ya Allah... gw langsung lemess... saldonya tinggal 20ribu rupiah! Dan tercetak ada pengambilan berkali-kali (yang tentunya bukan gw yang ngambil) sampe disisain segitu.

Padahal itu bukan duit gw pribadi, tapi pendapatan restoran dan mau dipake buat bayar macem-macem. Uugghhh…gemesss rasanya…kok gw kena tipu juga yah... Nyeseeel rasanya... kenapa gw percaya aja ya sama CS Halo BCA jadi-jadian itu?

Kok gw nggak ngeh ya dgn berbagai keganjilan di lokasi ATM atau suara si CSnya sendiri?
Kok gw mau aja ya ngasih PIN yang harusnya menjadi rahasia milik gw seorang?
Kok gw nggak nurut aja ya ma supir gw yang udah ngambil kawat buat nyongkel kartu?
Kok gw nggak ngecek lagi ya apa kartu gw emang bener udah diblokir?

Dan berbagai kok gw-kok gw dan kenapa-kenapa lainnya.... Uuuuuuuuuuuuggggghh hhhhhh! Antara kesel dan nyesel!

Gw udah lapor ke BCA, tapi nggak muluk-muluk berharap duitnya bisa kembali. Seenggaknya mereka tau kalo ada kasus penipuan atas nama Halo BCA. Dan udah menjadi niat gw untuk menyebarkan kasus ini ke temen-temen supaya nggak terjebak dengan kejadian yang sama.

Di balik musibah ini, gw masih bisa bersyukur... kasus ini terjadi bukan pada saat saldonya puluhan juta rupiah, bukan pada saat gw mau bayar uang sewa ruangan, atau tagihan-tagihan besar mendesak lainnya. Masih bisa mengucap Alhamdulillah...

Makasih ya maling…masih disisain 20 ribu rupiah... Semoga 20 ribu itu akan segera dilipatgandakan kembali oleh Allah SWT belipat-lipat. Dan gw yakin, selama dia masih makan dari uang-uang curian, hidupnya nggak akan tenang!

FYI, nomer yang tertera di stiker "Halo BCA" itu adalah 999-66-889 dan 96888 (dari ponsel). Kalo Halo BCA yang asli adalah 52-999-888 dan 69888 (dari ponsel).

Nomer pertama yang gw tepon adalah yang kedua (dari ponsel), tapi nggak nyambung. Akhirnya gw nelpon ke yang 999... si maling itu.

Gw udah nggak percaya lagi deh sama contact number darurat yang ditempel-tempel di tempat umum. Mending gw nanya dulu ke 108.

Buat temen-temen, waspadalah! sindikat pencurian kaya gini bisa terjadi di ATM bank apapun, bukan hanya BCA. Kemaren gw lapor ke Halo BCA yang asli (gw yakin asli karena disambungin sama CS yang di Bank BCA), dia bilang belom pernah nerima pengaduan Halo BCA jadi-jadian gini. Tapi pas gw cerita di rumah, kakak gw pernah denger kasus kaya gini tapi ATM Mandiri.

Tolong ya temen-temen, ingatkan ke temen-temen yang lain, juga ke saudara, keluarga di rumah, tetangga, siapapun deh orang-orang di lingkungan sekitar anda...supaya nggak jadi korban berikutnya.

p.s : semalem gw dateng lagi ke ATM itu dengan niat....kalo stickernya masih terpasang mau gw coret-coret "PENIPU!MALING! " dan mau gw foto. tapi ternyata sudah dicopot... entah ATM mana lagi yang jadi sasarannya.



Dicopy dari forwarded email

Nonton Bareng Ala MC

Hari Kamis, 26 Juni 2008 MC ngadain nonton bareng lho. PU kali ini dimulai pada pukul 17.30 supaya tidak kemalaman. Pertama-tama dimulai dengan praise and worship dg C Irva sebagai WL dan Ko Ricky sebagai singer. Saya dan Nono sempat bingung dan bertanya-tanya karena tidak ada viewer di depan (kami berpikir bahwa nontong barengnya itu dengan memakai viewer seperti pada saat paskah atau natal). Kemudian kami melihat sesuatu hal yang aneh, kenapa ada banyak laptop ya? Wah ternyata kami baru sadar kalo nontonnya menggunakan laptop haha..

Setelah praise and worship, Ko Ajung membagi kami kedalam 4 kelompok, karena laptop yang digunakan adalah 4 laptop. Wah tidak disangka-sangka, ternyata para pemilik laptop urut dengan nomor kelompoknya dan menjadi ketua kelompok. Kelompok 1 adalah Ko Aheng, kelompok 2 adalah Sisca, kelompok 3 adalah C Irva, dan kelompok 4 adalah Ko Welly. Kami pun berpencar mendekati laptop yang sesuai dengan kelompok kami. Posisi duduk kami seperti kompas. Saya masuk ke kelompok Ko Aheng. Tidak ketinggalan 2 piring snack dan minuman dibagikan di setiap kelompok. Setelah itu lampu dimatikan. Wah, komplit sekali kan seperti di bioskop sendiri lhooo. Ditambah lagi fasilitas tambahan yaitu foto-foto haha..

Semua kelompok harus memulai menonton film secara bersamaan. Oleh karena itu Ko Ajung memberikan aba-aba untuk menekan tombol start/play. Kelompok saya paling dekat dengan speaker, jadi tidak jarang saya dan Defi menutup telinga ketika suaranya sedang keras sekali hehe.. Kami menonton film mengenai Santo Fransiskus Asisi yang berjudul “Brother Sun and Sister Moon.” Sebenarnya saya agak bingung dengan judulnya haha.. Tapi film ini sangat bagus. Apalagi pemandangannya... padang rumput, bunga-bunga, langit biru, wahhh..Tuhan itu sangat berkuasa yaa..

Film ini semakin meneguhkan iman kami bahwa kami harus terus mencari Tuhan dan semakin dekat dengan-Nya seperti Fransiskus Asisi. Ia rela meninggalkan semuanya demi mencari Tuhan dan meluaskan kerajaan Allah. Bukannya mengajak kami untuk menjadi seperti dia [red: selibat], karena kalau begitu bumi akan punah (seperti yang dikatakan di film). Tetapi iman Fransiskus yang perlu kita teladani.

Demikianlah acara nobar alias nonton bareng ala MC... Meaningful dan Ceru sekali lhooo…

Thx God..
God Bless Us Alwaiss...^^


Reported by,
Novita Serafina
Ekonomi Akuntansi 2007